Download dokumen | Legalisir

Creativity for Positive Changes

DKV VISI Bangga terlibat dalam program :
"BEDAKAN KEMENPAREKRAF - ASPRODI DKV 2022"

DKV STSRD VISI mengukir prestasi luar biasa, melalui karya desain logo dan kemasan untuk UMKM di Bantul bernama Batik Akasia dan boneka wisuda di Magelang. Satu-satunya tim desain wakil dari kampus DKV Yogyakarta, terlibat langsung dalam perancangan karya ini, adalah Sudjadi Tjipto R, M.Ds sebagai dosen pendamping, Alvina Nadifah & Alvita Nadifah mahasiswa DKV 2019. Karya desain tersebut terlibat dalam perhelatan BEDAKAN (BEDAH DESAIN KEMASAN) sebuah program yang diinisiasi oleh KEMENPAREKRAF (Kementerian Pariwisata & Ekonomi Kreatif) bersama ASPRODI DKV (Asosiasi Program Studi Desain Komunikasi Visual Indonesia).
Kurikulum DKV STSRD VISI mempunyai keunggulan penggalian data UMKM di semester awal, sehingga mahasiswa mampu dan terlatih untuk mengolahnya. Gaya Ilustrasi dalam mendesain kemasan ini mendapat apresiasi dari pakar branding & panitia. Civitas akademika STSRD VISI merasa bangga dan bersyukur atas kesuksesan prestasi ini. Kami banyak memperoleh pengalaman dan wawasan baru, akhirnya karya desain ini menjadi sumbangsih positif" DKV VISI untuk UMKM.

Pemenang lomba desain baliho PMB TA. 2022/2023, Guntur Agung Sadewa/NIM : 11191039

Pada tanggal 8 Oktober 2021 STRSD VISI mencapai usia 25 tahun perak, sebuah perjalanan cukup panjang yang bermula dari Akademi Desain Visi Yogyakarta (ADVY) hingga menjadi Sekolah Tinggi dan Desain Visi Indonesia, sebagai ungkapan syukur dalam rangka memperingati Dies Natalis STSRD VISI yang ke-25, STSRD VISI mengadakan sayembara lomba desain Baliho PMB STSRD VISI 2022/2023 dengan tema “Petualangan Seru Tanpa Batas, Bersama DKV VISI”.
Lomba yang diikuti oleh mahasiswa STSRD VISI ini akhirnya dimenangkan oleh Guntur Agung Sadewa/NIM : 11191039, mahasiswa STSRD VISI angkatan 2019 ini berhasil keluar sebagai pemenang dengan menggunakan tema laut serta konsep warna yang cerah dan menggunakan gaya ilustrasi kartun. Gaya ilustrasi kartun diadaptasi oleh Guntur karena disesuaikan dengan target dari baliho ini, yaitu siswa lulusan SMA/SMK, atau sederajat, mahasiswa PT lain yang merekomendasikan DKV STSRD VISI, & orang tua calon mahasiswa yang biasanya tertarik dengan illustrasi lucu.
Pemilik motto “Usaha tidak akan menghianati hasil, Tetap Konsisten” ini pada awal pengerjaan karya, dimulai dengan memahami brief terlebih dahulu, kemudian dilanjutkan dengan pemikiran ide atau konsep seperti apa saja yang dianjurkan dan tidak dianjurkan. Setelah mendapat ide masuk ketahap sketsa,mencoba beberapa sketsa hingga dapat yang ‘srek’. setelah sketsa didapat baru masuk ke proses lining, kemudian coloring, detailing hingga menjadi sebuah karya keseluruhan.

DOSEN STSRD VISI MERAIH JUARA SILVER PINASTHIKA KATEGORI URBAN IDEA AWARD — NOVAN EDO PRATAMA, M.Ds.

Novan Edo Pratama, M.Ds. dosen STSRD VISI INDONESIA berhasil meraih penghargaan Juara Silver Pinasthika kategori urban idea award (ide solusi masalah perkotaan ) dengan judul karya "Kampanye Sosial "Tur Yo Kudu Prokes" di Pasar Beringharjo Yogyakarta" terkait solusi permasalahan dalam kehidupan dalam tatanan hidup baru atau new normal di tengah pandemi Covid-19. Dikarenakan masih dalam situasi pandemi, baik selama berlangsungnya acara maupun pengumuman pemenang dilakuka secara virtual, pengumuman para pemenang sendiri diumumkan pada tanggal 23 November 2021 melalui website https://www.pinasthikafest.id/.
Dalam prosesnya Novan merasa terpanggil dan tertantang mengikuti award ini, dikarenakan melalui ajang Pinasthika dapat secara langsung menerapkan teori yg dapat di dalam akademisi kemudian dapat dipraktekkan secara langsung kedalam karya. Dalam kategori urban idea award, sebuah kampanye sosial yang mengingatkan masyarakat dengan pendekatan bahasa jawa "tur yo kudu prokes" sebagai headline dari kampanye dan didukung dengan sub headline yang berbeda-beda, konsep karya yang dikirim oleh Novan menjabarkan tentang target audience dari kampanye yaitu para pembeli, pedagang, ojek online, buruh gendong, dan petugas parkir, yang dimana ketika survei dilakukan, ternyata masih banyak yang lalai akan penerapan Protokol kesehatan (Prokes).
Berdasarkan hasil survei tersebut, Novan Edo Pratama, M.Sn. kemudian membuat ide, dilanjutkan konsep dan melalui ide dan konsep yang kemudian dikerucutkan dalam sub kategori ide solusi masalah perkotaan tersebut melahirkan sebuah karya solutif dan informatif berupa sebuah kampanye sosial "tur yo kudu prokes", sebuah kampanye yang bertujuan mengingatkan pentingnya menjaga prokes dengan upaya pencegahan penularan dan penyebaran covid-19 dengan mengenakan masker, cuci tangan dan jaga jarak (social distancing), lebih lengkapnya karya dapat dilihat di website Pinasthika di https://www.pinasthikafest.id/.

STSRD VISI MERAIH TERBAIK II, NOMINASI TERBAIK PELAPORAN DATA PDDIKTI 2021 & 2022 KATEGORI UNIVERSITAS, INSTITUT, SEKOLAH TINGGI, DI LINGKUNGAN LLDIKTI WILAYAH V

Menutup akhir tahun 2021, sebuah prestasi dan pencapaian ditorehkan oleh Sekolah Tinggi Seni Rupa dan Desain Visi Indonesia, yang berhasil meraih penghargaan terbaik II kategori “Nominasi Terbaik Pelaporan Data PDDIKTI 2021 & 2022 kategori Universitas, Institut, Sekolah Tinggi, di lingkungan LLDIKTI wilayah V”. Penghargaan ini merupakan prestasi yang membanggakan dan merupakan hasil kinerja, tekad dan kerja keras segenap tim dan staf operator STSRD VISI. Hal ini tentu menjadi penyemangat segenap staf operator, pegawai, dosen, dan tenaga pendidik, untuk meningkatkan kerjasama dan target kedepan untuk lebih baik lagi dalam kinerja pelaporan data PDDIKTI kedepannya.

KIPO IKI OPO karya Delegasi STSRD VISI dalam Pameran DISKOMFEST #8 Gado-Gado

Persoalan waktu dan pengetahuan. Kita tidak bisa kembali kepada masa lalu, tidak bisa juga meminta untuk mengulang waktu yang sama. Bahkan tidak bisa merekam ingatan semua kejadian yang telah terjadi karena keterbatasan kemampuan, perubahan kebiasaan, serta usia yang semakin menua. Namun kita bisa belajar dan memaknai sebagai bentuk pengalaman dari kenangan ketika suatu saat kembali menghadapi kondisi yang serupa Peninggalan merupakan bentuk warisan sejarah yang tersisa dan tidak boleh ditinggalkan. Peninggalan bisa jadi penanda bahwa pernah terjadi sesuatu di masa lampau. Berbekal kumpulan catatan-catatan sejarah, baik yang bisa baca melalui dinding-dinding relief, atau yang dibukukan maupun digital dengan bentuk yang bermacam-macam. Kita bisa mendapatkan pengetahuan atas kejadian yang telah terjadi pada masa lampau. Membaca sejarah juga bisa diperoleh dari orang yang memiliki pengetahuan lebih luas atau pandai memahami bidang tersebut. Lalu bagaimana dengan budaya, kekayaan dari sektor sandang, pangan dan papan yang sudah diwariskan kepada kita agar bertahan dan tidak lekang oleh zaman sekalipun?
...
Sejak mewabahnya pandemi Covid-19 banyak mempengaruhi berbagai sektor dan tatanan kehidupan, yang salah satunya pada sektor perdagangan membuat UMKM mengalami kesulitan untuk mempertahankan usahannya. Fenomena ini menyadarkan kami bahwa di sekitar kita pun masih banyak pengusaha-pengusaha kecil yang tetap bertahan dengan keterbatasannya ditengah masa pandemi. Mereka ini tidak hanya bertahan untuk menghidupi kehidupannya sehari-hari. Namun dengan setia mempertahankan lokalitas yang sudah semakin digeser zaman masih harus juga digempur pandemi. Maka beradaptasi dengan mengenalkan media baru, dapat menjadi salah satu cara untuk bertahan. Sehingga dari sini kami melihat celah untuk mengambil peran memberdayakan lokalitas melalui sudut pandang desain komunikasi visual.
Melalui pameran karya DISKOMFEST Gado-Gado yang telah berlangsung pada 5 – 10 April 2021 di Kotagedhe. Tim Delegasi STSRD VISI pun ikut serta memamerkan karya dengan judul “KIPO IKI OPO” yang diimplementasikan menjadi dua karya berupa Ambient Media (signage) dan Infografis yang keduanya saling berhubungan satu sama lain. Tim delegasi STSRD VISI ini beranggotakan 8 mahasiswa diantaranya Happy Rolitasari, Salma Nurfijriana, Adhitya Andinov, Didik Wibowo, Sabdo Bagus Pinandhito, Yusron Sidi, Muhammad Hanif Faisal Zain serta Muhamad Rizky Abdullah.
Meniti sejarah dan perkembangan Kipo yang sangat erat kaitannya dengan wilayah Kotagede, terutama Pasar Kotagede sebagai lingkungan potensial dan aktual yang setiap harinya ramai oleh interaksi di antara kebiasaan baru yang harus diperhatikan sebagai bentuk adaptasi mewabahnya pandemi Covid-19. Karya Ambient Media (signage) sebagai representasi yang dapat direspon secara langsung oleh masyarakat atas kehadiran media baru. Dalam ini terdapat 3 kubus yang disusun secara vertikal dengan setiap kubusnya memiliki 4 sisi yang berbeda-beda informasinya.
Sedangkan karya Infografis berupa 6 panel dengan tiga topik pembahasan yang merepresentasikan visual Kipo. Berisi informasi perkembangan Kipo yang dahulunya diketahui sebagai makanan istimewa zaman Kerajaan hingga dapat dikenal dan dinikmati oleh masyarakat umum, beserta upaya memberdayakan transformasi media baru (digital) untuk mempertahankan keberadaan penjualan Kipo ditengah pandemi.
Dokumentasi rangkaian proses pembuatan karya ini sudah dapat disaksikan pada youtube STSRD VISI

Tidak Ada Batasan Umur untuk Belajar

Agatha Gita Christanti (Mahasiswi Beasiswa KIP Kuliah S1_2020) lulus SMKN 5 di Yogyakarta tahun 2018, karena keterbatasan biaya setelah lulus memilih untuk bekerja di sebuah perusahaan Jewerly di kota Bandung. Setelah 2 tahun bekerja ia mulai merenung , ia merasa kurang mendapat ilmu di tempat kerja, Agatha berkeinginan kuat untuk kuliah. Kemudian ia mencari-cari informasi Beasiswa KIP Kuliah, dan menemukan program KIP Kuliah di DKV STSRD VISI dan resign dari tempat kerjanya, kembali ke kampung halaman kota Yogyakarta tercinta. Hari ini ia bersyukur dapat kuliah S1 gratis di STSRD VISI dengan beasiswa KIP, merasakan belajar & menikmati langsung kuliah DKV dengan tugas-tugas kuliah yang menantang kreativitasnya . Karena pandemi sudah 2 semester ini kuliah berlangsung secara online, tetapi Agatha tetap bersemangat. Ia berharap ada banyak kawan alumni SMA/SMK yang memanfaatkan Beasiswa KIP Kuliah di STSRD VISI, “Tidak ada batasan umur untuk belajar, selagi masih ada kesempatan kenapa tidak kita coba”...hwaiting !!!

“Open Commission!” Peluang, Kesiapan, dan Kegigihan

Cukup banyak mahasiswa dan mahasiswi Desain Komunikasi Visual STSRD VISI yang sembari kuliah juga mengisi kegiatannya dengan hal positif. Mulai dari mengikuti kegiatan online, perlombaan, dan memberanikan diri terjun menghadapi clien dengan membuka jasa terkait desain komunikasi visual atau biasa disebut “Open Commision”.
Berikut ini hasil wawancara kepada akun Instagram @riannon_unicorn salah satu mahasiswi STSRD VISI yang aktif dalam Open Commision. Bermula dari membaca peluang, mempersiapkan diri, dan bertahan dalam membagi waktu dengan tugas-tugas kuliahnya.
Awalnya iseng buat personal project dengan membuat artwork potrait dirinya, tetapi malah banyak respon positif dari followers instagram. Lalu Ia tanya kepada teman online yang memiliki gaya ilustrasi serupa yaitu Children Illustration tentang harga dan bagaimana memasarkannya. Selain itu dia juga mengamati illustrator handal lainnya tentang bagaimana mereka mempromosikan artwork-nya / Open Commission. Ada banyak ragam open commission untuk orang lain, misalnya untuk hadiah ulang tahun, hadiah anniversary untuk pacar, hadiah pernikahan, dan hadiah wisuda, dan kebetulan dia menyukai hal yang “uwu” (romance/ can read : Unhappy Without U) lalu dia mencoba buat ilustrasi dengan tema seperti itu dan banyak yang tertarik.
Setelah peluang didapat, persiapannya adalah membuat konten promosi berupa cara order di Instagram story dan pricelist card. Untuk membagi waktu dengan tugas-tugas kuliah dia biasanya dilakukan ketika libur kuliah, namun tetap saja ada orang yang direct message (DM) dia di IG ketika masa kuliah. Biasanya Ia membuat timeline schedule untuk mempermudah mengerjakan dan membagi waktunya.
Harapan kedepan, dengan kreativitas membaca peluang, mempersiapkan diri, dan kegigihan mencoba Open Commision bisa menjadi modal yang digunakan mahasiswa dan mahasiswi STSRD VISI untuk mempesiapkan diri meraka masuk ke dunia kreatif.
Dengan adanya Open Commision tersebut, diharapkan setelah mereka lulus bisa menjadi bekal yang terkait dalam bidang pekerjaannya dan tentunya bekal kreativitas untuk perubahan positif.

Syawalan/Halal Bi Halal STSRD VISI

Ibadah Puasa di bulan Ramadhan tahun 2021 telah selesai dengan dirayakannya Hari Raya Idul Fitri pada 1 Syawal 1442 H. Momen ini kemudian ditutup dengan kegiatan Syawalan/Halal Bi Halal untuk kalangan internal STSRD VISI yang bertujuan untuk mempererat tali silaturahmi sesama pegawai, dosen, dan tenaga pendidik, saling memaafkan, meningkatkan kinerja dan kerjasama guna menyongsong masa depan yg lebih baik di masa pandemi.

Program Vaksinasi COVID-19 STSRD VISI INDONESIA

Program vaksinasi covid-19 yang pertama pada 6 April 2021 dan yang kedua pada 4 Mei 2021 telah diikuti oleh kampus STSRD VISI INDONESIA beserta 28 Perguruan Tinggi Swasta di lingkungan L2DIKTI Wilayah V Yogyakarta demi mendukung visi Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan dalam menjaga layanan publik agar dapat berjalan maksimal. Penyelenggaraan vaksin covid-19 dilakukan dengan menerapkan protokol kesehatan secara ketat dari awal hingga akhir kegiatan. Keikutsertaan dosen, tenaga kependidikan dan karyawan untuk vaksinasi covid-19 dilakukan kampus STSRD VISI INDONESIA sebagai upaya pencegahan penyebaran virus covid-19 di lingkungan kampus.

Our Milestone

Bergerak Menuju Perubahan Positif

1994

LPK Visi Yogyakarta

1996

Akademi Desain Visi Yogyakarta (ADVY)

2008

SEKOLAH TINGGI SENI RUPA DAN DESAIN VISI INDONESIA (STSRD VISI)

Akreditasi Institusi B

D3 Desain Komunikasi Visual (terakreditasi B)
S1 Desain Komunikasi Visual (terakreditasi B)

2024

Lulusan Berdaya Saing Tingkat ASEAN


Testimonials

Sekolah Tinggi Seni Rupa dan Desain Visi Indonesia (STSRD VISI)