Pameran Visual Resonansi

Posted by kanadiea. Sabtu, 25 November 2017

“Dari mata turun ke hati, dari hati menghias memori”

Sebuah kalimat menyentuh yang ingin disampaikan dari Pameran Visual Resonansi. Pameran tunggal oleh dosen fotografi sekaligus pakar dalam bidang tersebut, Bapak Doni Fitri. Beliau yang dikenal dengan karya di bidang objek renik (berukuran kecil), kali ini menyajikan sesuatu yang berbeda dari sebelumnya. Walau masih menggunakan prinsip untuk dilihat dari dekat, pameran kali ini lebih menonjolkan tentang jejak cetakan berukuran besar.

Kenangan adalah buah dari sesuatu yang berhasil disimpan memori manusia. Sesuatu yang dapat membuat manusia lebih hidup. Bertahan menjalani hari dengan pahit manisnya kenangan. Keberadaannya terbatas, yang baru menggantikan yang lama, yang lama perlahan menghilang. Karena memang sudah menjadi kodrat manusia akan keterbatasan sesuatu. Mengulang terjadinya masa lalu itu mustahil, akan tetapi menghadirkan suasana masa lalu itu mungkin. Dengan memanfaatkan gaung visual, Bapak Doni Fitri berhasil menciptakan suasana masa lalu melalui karya-karya Visual Resonansi. Begitu yang dimuat pada tulisan Bonela Boneta dalam pengantar pameran tersebut.

Resonansi merupakan bergetarnya suatu benda karena pergetaran benda lain. Dalam bidang fotografi, istilah yang akrab digunakan untuk hasilnya adalah blur. Hasil blur dari karya Visual Resonansi seakan ingin menyampaikan ingatan yang tercipta secara samar-samar. Keberadaannya seakan menghapus dimensi ruang dan waktu dalam setiap gambar, sehingga orang yang melihat merasa ia kembali pada saat kenangan terjadi. Kehangatan rumah yang melindungi, bangunan serta ruang publik lain yang memiliki keterikatan dengan pemilik ingatan.

Pameran Visual Resonansi diselenggarakan pada 25-30 November 2017 di Galeri STSRD Visi Yogyakarta. Pameran yang memiliki lebih dari 20 karya tersebut dibuka oleh Dr. Meilani W, seorang pemerhati seni.           

   

         Pak Doni sedang memberi sambutan                            Dr. Meilani W membuka pameran dan menerima kenang-kenangan