PENGABDIAN PADA MASYARAKAT, PERANCANGAN GRAFIS LINGKUNGAN DESA BANJAREJO, KEC. TANJUNGSARI, KAB. GUNUNG KIDUL

Posted by Ipung Kurniawan. Selasa, 24 Januari 2017

HOPIMPAALAIUMGAMBRENG.... Begitulah kira-kira yel-yel pembangkit semangat yang dipekikkan salah satu tim mahasiswa DKV angkatan 2013 STSRD VISI, fenomena ini dilakukan sebelum dimulainya perjalanan selama sejauh 60 km, ke arah selatan propinsi Daerah Istimewa Yogyakarta dengan waktu tempuh 67 menit, tepatnya menuju desa Banjarejo, kecamatan Tanjungsari, kabupaten Gunung Kidul. Sebuah desa swadaya yang dilingkupi oleh ijo royo-royonya hamparan lahan pertanian, dan gemuruh deburan ombak Samudera Indonesia sebagai batas sisi selatan desa, dengan obyek wisata pantai berpasir putih yang dikenal dengan nama Pantai Drini.

Tujuan tim DKV 5 menuju ke desa Banjarejo adalah untuk melaksanakan kegiatan pengabdian masyarakat, yang merupakan salah satu pilar Tri Dharma Perguruan Tinggi, disamping dharma pendidikan dan pengajaran, serta dharma penelitian. Kegiatan ini melibatkan kerja kolaboratif dosen dan mahasiswa untuk hadir ditengah-tengah masyarakat, berbaur, dan berinteraksi langsung dengan warga desa, hal ini dilakukan sebagai salah satu metode riset dalam menemukan permasalahan riil di desa, yang relevan untuk diberikan solusi komunikasi visual grafis lingkungan, serta sebagai salah satu indikator penilaian terhadap mahasiswa, apakah mahasiswa tersebut mampu menerapkan keilmuan DKV yang selama ini pelajari di bangku kuliah, sehingga mahasiswa dapat berkontribusi positif sebagai salah satu garda depan pemasyarakatan disiplin ilmu DKV yang mampu memberikan solusi kreatif dan bermanfaat bagi masyarakat.

Kegiatan ini dilaksanakan pada bulan Desember 2016, dengan beberapa tahapan proses perancangan yang dilakukan yaitu; survey awal untuk observasi, memetakan dan memilih serta memilah masalah yang relevan dengan ruang lingkup DKV. Tahap kedua adalah menganalisis, data diolah dan dicarikan solusi kreatifnya yang tepat dan dapat menyelesaikan masalah. Tahap ketiga adalah mendesain, pada tahap ini mahasiswa diuji ketrampilan dalam mengolah pesan dan diwujudkan dalam bentuk visual yang tepat. Tahap terahir adalah mengaplikasikan di lapangan serta mempresentasikan kepada warga, harapannya adalah supaya warga memahami dan mengerti konsep komunikasi visual rancangan mahasiswa, sekaligus dapat memberi masukan serta saran yang nantinya menjadi koreksi dan parameter keberhasilan bagi mahasiswa, kemudian dapat menjadi tolok ukur bagi pengembangan STSRD VISI kedepan.

Adapun mahasiswa yang terlibat pada kegiatan ini adalah kelompok hompipa yang beranggotakan: M. Ikhsan Al Furqoni, Allan Azhar, Imam Santosa, Azwar Haq Al Hana dan Ilham Akbar. Tim Mahasiswa tersebut merancang berbagai grafis lingkungan yang antar lain, logo dusun Banjarejo, logo Pantai Drini, corporate identity set, sistem pengingat keamanan kampung dalam bentuk papan jimpitan, font/huruf khas desa Banjarejo, peta dan sistem pertandaan, buku pedoman permbuatan sistem tanda/whyfinding, poster promosi potensi wisata desa, program kemanan desa, program kesehatan warga desa, dan bundle pack  atau paket wisata Pantai Drini. Semua desain yang telah dirancang tersebut tentu saja dibawah  bimbingan Ipung Kurniawan Yunianto, M.Sn. dan Dwisanto Sayogo, M.Ds. selaku tim dosen dan telah melalui tahapan yang ditentukan diatas.

Karya grafis lingkungan tersebut diserahterimakan kepada warga desa Banjarrejo sekaligus dipresentasikan. Pelaksanaan presentasi dan penyerahan karya dilaksanakan pada hari Kamis, 29 Desember 2016 pukul 19.00 WIB sampai selesai bertempat di kediaman Bp. Noto Suwarno, selaku ketua RT Padukuhan Wonosobo, Desa Banjarejo. Presentasi yang dihadiri oleh Kepala Padukuhan Wonosobo, Desa Banjarejo, Bp. Sugianto dan warga desa Banjarejo berjalan dengan baik, warga mengikuti dengan antusias dan menanggapi dengan kritis, beberapa warga menanyakan mengenai konsep grafis lingkungan yang disajikan mahasiswa pada sesi tanya jawab setelah pesentasi dilakukan. Harapan tim STSRD VISI setelah diadakanya presentasi ini adalah supaya rancangan grafis lingkungan tim pengabdian masyarakat dapat dimanfaatkan langsung bagi warga desa, dan warga menjadi mengerti manfaat disiplin ilmu DKV dalam pemasyarakatannya di masyarakat. Tentusaja kegiatan ini adalah salah satu pengaplikasian slogan baru STSRD VISI, “Creativiti for Positive Changes”.

 

Presentasi Karya

    

 

Penyerahan Karya Kepada Masyarakat Desa Banjarejo