STSRD VISI Mewisuda 55 Sarjana dan Ahli Madya Desain

Posted by Admin. Selasa, 30 Oktober 2018

Sabtu, 27 Obtober 2018 merupakan hari yang membahagiakan bagi civitas akademia Sekolah Tinggi Seni Rupa dan Desain Visi Indonesia. Pada hari tersebut, STSRD VISI mewisuda 55 lulusan Sarjana dan Ahli Madya di Grand Quality Hotel Yogyakarta. Lulusan jenjang Diploma 3 Desain komunikasi visual sebanyak 16 orang memperoleh gelas A.Md.Ds.(Ahli Madya Desain), sedang lulusan jenjang Strata 1 Desain Komunikasi Visual sebanyak 39 orang memperoleh gelar S.Ds.(Sarjana Desain). Wisuda ini merupakan wisuda ke 10 setelah berganti nama menjadi STSRD VISI (sebelumnya ADVY). Terdapat 6 wisudawan berpredikat cum laude dari jenjang D3 DKV dan 6 wisudawan berpredikat cum laude dari jenjang S1 DKV. Wisudawan Ahli Madya terbaik diraih oleh Ilham Mustaqim, A.Md.Ds. dengan IPK 3,92 dan wisudawan Sarjana terbaik diraih oleh Az Zahra Kanadia Tohirin dengan IPK 3,87.

Ketua Program Studi Desain Komunikasi Visual Dwisanto Sayogo, M.Ds. mengatakan bahwa sebagian besar lulusan telah terserap di dunia kerja di bidang industri kreatif, beberapa studi lanjut pada program Magister. Selain itu tidak sedikit yang berhasil menjadi start up di dunia kewirausahaan bidang Desain Komunikasi Visual. Wisuda ini juga menjadi momen besar bagi wisudawan untuk membuktikan eksistensi mereka sebagai desainer komunikasi visual yang handal, berkarakter kepada masyarakat dan tetap sudi membuka diri dengan belajar dari setiap detail kearifan disekitarnya.

Sesuai pemaparan Ketua STSRD VISI Bapak Wahju Tri Widadijo, M.Sn., berdasarkan tracer studi 5 tahun terakhir, masa tunggu lulusan untuk mendapatkan pekerjaan pertama adalah 2,5 bulan di bidang pekerjaan yang beragam dalam ranah industri kreatif. Seperti slogan STSRD VISI yaitu "Creativity for Positive Changes", para alumni STSRD VISI siap menyongsong tantangan industri 4.0 dan distrupsi inovasi serta sanggup berkompetisi sesuai bidang kreatif yang menjadi fokusnya. Inovatif dan adaptif adalah dua kata kunci yang harus dipegang alumni sehingga harus selalu menciptakan inovasi-inovasi baru yang didukung dengan kemampuan adaptif yang tinggi dan cepat untuk mengimbangi kecepatan perkembangan industri. Sifat dan perilaku toleran dan saling menghargai serta inklusif perlu dikembangkan karena ekslusifitas semakin tidak relevan.