Pengabdian Masyarakat untuk Pelaku UMKM Prawirodirjan

Posted by admin. Kamis, 02 Agustus 2018
Dukungan STSRD VISI terhadap perkembangan UMKM dalam ranah desain komunikasi visual diwujudkan dalam penugasan perkuliahan, penelitian sampai pada pengabdian masyarakat. Pengabdian masyarakat dalam 5 tahun ini menitikberatkan pada pendampingan dan pemberdayaan UMKM di wilayah DIY. Sumbahsih positif dari desain komunikasi visual untu UMKM masih terbuka lebar peluangnya, karena masih sedikit UMKM yang paham pentingnya desain komunikasi visual untuk kebutuhan perkembangan usaha mereka sebagai contoh untuk promosi, branding, dsb. Pada tanggal 27 – 29 Juli 2018, usaha STSRD VISI dalam mendukung UMKM dilaksanakan dengan pengabdian masyarakat. Pengabdian ini berlangsung di Pendopo Kelurahan Prawirodirjan, Kecamatan Gondomanan Kota Yogyakarta. Dalam 3 hari kegiatan pengabdian, dosen-dosen yang didampingi mahasiswa Desain Komunikasi Visual STSRD VISI menyasar pada pelaku UMKM di Kelurahan Prawirodirjan. Kegiatan pengabdian ini berbentuk pelatihan. Peserta pelatihan yang ikut serta sekitar 30 pelaku UMKM. Hari pertama Jumat, 27 Agustus 2018, pelatihan yang diberikan oleh Nofria Doni Fitri, M.Sn. adalah penggunaan smartphone untuk foto produk menggunakan cahaya alam. Pelatihan ini bertujuan supaya pelaku UMKM mengoptimalkan kamera pada smartphone mereka untuk memotret produk hanya dengan bantuan cahaya alam dan desain tata letak sudah menghasilkan foto berkualitas, yang layak untuk dicetak atau disebarkan. Selain itu, R. Hadapiningrani K, M.Ds. juga memberikan materi bagaimana mengedit hasil foto dengan menggunakan aplikasi yang terpasang pada smartphone. Pengeditan foto ini bisa digunakan untk memperbaiki foto, menambahkan logo, nama usaha maupun nama produk. Hari kedua Sabtu, 28 Agustus 2018, Sudjadi Tjipto R, M.Ds. memberikan pelatihan desain kemasan. Pelatihan ini membuka pengetahuan pelaku UMKM bagaiman mendesain kemasan yang menari sesuai dengan jenis produk mereka. Kemasan yang menarik akan memberikan nilai tambah pada harga jual produk. Pada hari yang sama M. Danang Syamsi, M.Sn. juga menyampaikan materi tentang proses produksi cetak kemasan, brosuk, kartu nama. Bagaimana memilih jenis kerta, jenis cetak, dan percetakan yang memiliki kekhususan di bidang cetak. Hari ketiga Minggu, 29 Juli 2018, materi pelatihan pertama disampaikan oleh Helga Korda, M.Sn. dan Dian Prajarini, S.T., M.Sn. Materi pelatihan pertama dan kedua pada hari ketiga ini saling berkaitan. Hasil pelatihan materi pertama akan digunakan untuk pelatihan materi kedua. Materi pelatihan pertama tentang copywriting untuk promosi produk dengan Instagram. Pada materi ini, Helga menjelaskan tips trik penulisan teks promosi yang menarik, sekaligus peserta diminta untuk mencoba membuat teks promosi. Dian menyampaikan materi pelatihan tentang penggunaan media sosial Instagram sebagai media promodi. Langkah-langkah, tips, trik penggunaan Instagram untuk promosi disampaikan Dian dan langsung dipraktikan oleh peserta. Hasil teks iklan yang telah dihasilkan oleh peserta pelatihan digunakan, sebagai bahan materi promosi yang ditulis pada caption Instagram.