BLUSUKAN KOORDINATOR KOPERTIS WIL V KE STSRD VISI

Posted by Admin. Kamis, 04 Januari 2018

Kamis, 4 Januari 2018,

Pagi itu sekitar pukul 10.00 WIB suasana lobby kampus STSRD VISI riuh ramai dengan percakapan hangat mahasiswa/i yang sedang menyelesaikan tugas UAS untuk dikumpulkan hari ini. Ada sekumpulan mahasiwi S1 yang sedang mewarnai karya desain elementer dengan cara lesehan dilantai, ada beberapa anak yang duduk-duduk di anak tangga sambil menggambar, dan terdapat pula sekumpulan mahasiswa/i D3 yang sedang memotong-motong karya cetakan desain posternya di meja kaca. Tiba-tiba dari arah pintu masuk Lobby seorang lelaki paruh baya berbusana kasual menyelonong masuk dan langsung berbaur dengan mahasiswa, berbincang-bincang akrab tanpa rasa canggung. Hebohlah para civitas academika STSRD VISI...ternyata beliau adalah bapak Dr. Ir. Bambang Supriyadi, CES., DEA koordinator Kopertis Wilayah V Yogyakarta.

 

Dengan sigap beberapa dosen dan karyawan STSRD VISI menyambut kehadiran penuh kejutan dari pak Bambang di kampus ini. Didampingi salah seorang dosen DPK Kopertis Wil V yang ditempatkan di DKV STSRD VISI Bapak Sudjadi Tjipto R, M.Ds, pak Bambang mengikuti tur singkat keliling kampus. Diawali menyaksikan pameran mata kuliah DKV 2 (D3) “Rebranding Logo 28 jenis Bakpia” di Galeri Visi, kemudian melihat fasilitas ruang perkuliahan yang bersih dan tertata rapi, dan menyaksikan sendiri Perpustakaan DKV dengan koleksi buku-buku Seni Rupa & Desain yang cukup lengkap. Dalam kegiatan blusukan tersebut bapak Koordinator Kopertis Wil V terpesona dengan beragam jenis macam karya tugas mahasiswa DKV yang dipamerkan; mulai dari pameran di Galeri Visi, pameran karya di perpustakaan, dan pameran karya UAS di selasar lantai 1 dan 2.

 

Beliau melakukan dialog secara langsung pada beberapa mahasiswa/i S1 & D3 DKV STSRD VISI dengan menanyakan asal daerah, dan cita-cita mahasiswa kelak setelah wisuda. Kejadian menarik ketika pak Bambang secara spontan melihat mahasiwi Diploma III (angkatan 2016) yang seorang Suster asal Medan, Noprida Pardede. Beliau langsung melakukan dialog dan menanyakan dengan serius alasan seorang suster berkuliah di jurusan Desain Komunikasi Visual STSRD VISI. Suster Nopria menjawab ilmu DKV yang mulai dikuasainy kelak akan dipergunakan untuk mendidik anak-anak berkebutuhan khusus di tempat asalnya nanti. Sunggung sangat mulia cita-citanya Suster Nopria, selaras dengan slogan STSRD VISI  “Creativity for Possitive Changes”.

Sebelum meninggalkan kampus bapak Dr. Ir. Bambang Supriyadi, CES., DEA memberi wejangan agar STSRD VISI tetap mempertahankan Prodi Diploma III (Vokasi) karena sangat dibutuhkan keahliannya di dunia industri dan meminta STSRD VISI untuk selalu meningkatkan animo calon mahasiswa masuk program Vokasi/Diploma III. Matur Nuwun pak Bambang.