PANDUAN KERJA PROFESI

PENDAHULUAN

  1. Pengertian

Kerja Profesi (KP) adalah  kuliah praktek di perusahaan/instansi sebagai ajang pelatihan yang dirancang untuk menciptakan pengalaman kerja bagi mahasiswa pada perusahaan/instanti tertentu.

  1. Latar Belakang
  1. Kondisi faktual

Perbedaan nyata antara dunia pendidikan di kampus dengan dunia kerja ?

Mahasiswa perlu persiapan diri untuk memasuki dunia kerja terkait dengan skill dan pengalaman

  1. Peran aktif lembaga

Desain Komunikasi Visual adalah applied art, yang dinamika perkembangannya cukup cepat dan perlu ditanggapi

  1. Tujuan Dan Manfaat Kuliah Kerja Profesi

Tujuan kuliah kerja profesi:

  1. Memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk dapat memahami dan melaksanakan tugas/pekerjaan sesuai dengan prosedur/kaidah yang berlaku di perusahaan/instansi.
  2. Memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk mengimplementasi  pengetahuan dan keterampilan yang telah diperoleh dari kegiatan perkuliahan di dunia kerja.
  3. Menambah wawasan keilmuwan mahasiswa yang tidak diperoleh di bangku kuliah.
  4. Meningkatkan hubungan kemitraan yang saling menguntungkan antara STSRD VISI dengan pengguna lulusan

Manfaat kuliah kerja profesi:

  1. Meningkatkan kemampuan mahasiswa dalam mengidentifikasi, merumuskan dan memecahkan masalah yang berhubungan dengan profesi keilmuannya.
  2. Meningkatkan pengetahuan, penguasaan, dan penerapan ilmu pengetahuan dan teknologi yang berhubungan dengan profesi keilmuannya di dunia kerja.
  3. Terbentuknya sikap mahasiswa yang disiplin, mandiri, dapat bekerja secara teamwork, profesional dan dapat beradaptasi dengan kehidupan dunia kerja yang sesungguhnya.
  4. Masukan bagi pengembangan kurikulum dan proses pendidikan di STSRD VISI sehingga mampu menghasilkan luaran yang siap untuk berkiprah sebagai agent of development baik sebagai wiraswasta atau profesional dibidangnya
  5. Ketersediaan tenaga kerja trampil yang siap kerja bagi dunia kerja.
  1. Sasaran Kuliah Kerja Profesi

Perusahaan yang memiliki jenis usaha  produk dan atau jasa, berbentuk perorangan, biro desain, biro iklan, production house, media massa, PT, CV, event organiser,  Perguruan Tinggi atau Lembaga Swadaya Masyarakat dengan kualifikasi:

  • Berbadan hukum
  • Memiliki stuktur organisasi yang jelas.
  • Memiliki unit kerja yang berkaitan dengan produk desain komunikasi visual.
  1. Lingkup Tugas Kuliah Kerja Profesi

Implementasi dari pengetahuan dan keterampilan yang telah diperoleh dari kegiatan perkuliahan untuk membantu pemecahan masalah desain yang sedang dikerjakan oleh perusahaan, dapat berupa rekomendasi, analisis dan hasilnya dalam bentuk alternative desain.

  1. Persyarat Melaksanakan Kerja Profesi

Mahasiswa yang dapat melaksanakan Kerja Profesi adalah mahasiswa tingkat akhir yang masih terdaftar sebagai mahasiswa aktif di  STSRD VISI dan telah memenuhi syarat untuk melaksanakan KP yaitu:

  1. Lulus semua mata kuliah praktek yang ditawarkan sampai dengan semester V (lima).
  2. Total mata kuliah praktek dan teori yang telah lulus minimal 78 sks.
  3. Terdaftar sebagai anggota dan aktif mengikuti komunikasi grup media sosial : KP & TA S1
  4. Mengikuti kuliah "Pembekalan Kerja Profesi S1".



PETUNJUK PELAKSANAAN KERJA PROFESI

  1. Pengertian dan Istilah

Pengertian dari istilah-istilah yang termuat dalam buku panduan KP (Kerja Profesi) STSRD VISI adalah sebagai berikut:

  1. Koordinator Kerja Profesi adalah adalah dosen STSRD VISI yang ditunjuk dan ditugaskan oleh prodi sebagai koordinator KP pada periode tahun akademik tertentu dan bertugas mengkoordinir pelaksanaan mata kuliah KP yang meliputi tahap persiapan atau pengkondisian awal,  pelaksanaan bimbingan, evaluasi, penyusunan laporan dan pelaksanaan presentasi KP hingga penyelesaian KP.
  2. Laporan Kerja Profesi merupakan rangkaian akhir dari proses pelaksanaan Kerja Profesi yang wajib disusun oleh setiap mahasiswa peserta Kerja Profesi sesuai dengan format/sistematika yang telah ditentukan.
  3. Presentasi Kerja Profesi adalah forum yang diadakan sharing pengalaman mahasiswa dalam pelaksanaan KP dan untuk mempertanggungjawabkan laporan kerja profesi dengan pelaksanaan di lapangan.
  4. Proposal Kerja Profesi adalah gambaran singkat tentang pemahaman, maksud, tujuan dan manfaat kerja profesi, disiapkan oleh koordinator KP, sebagai lampiran surat permohonan KP.
  1. Waktu dan Tempat

Waktu pelaksanaan Kerja Profesi minimal 1 (satu) bulan dan maksimal 2 (dua) bulan.  Tempat  pelaksanaan Kerja Profesi adalah perusahaan swasta, lembaga pemerintah, dan tempat lainnya yang berhubungan dengan kompentensi yang ditekuni mahasiswa dan mendukung capaian mata kuliah Kerja Profesi.

  1. Tata Tertib

Selama pelaksanaan Kerja Profesi, mahasiswa harus mematuhi dan mentaati tata tertib baik tata tertib yang dibuat oleh tempat kerja profesi, maupun STSRD VISI, antara lain:

  1. Berpakaian rapi dan sopan, memakai kemeja dan memakai sepatu tertutup;
  2. Menjaga nama baik almamater;
  3. Memelihara kejujuran; etika dan sopan santun di lingkungan kerja.
  4. Memelihara kedisplinan; ketertiban dan  hadir sesuai dengan jadwal jam kerja yang ditentukan dari tempat kerja profesi;
  5. Tidak merokok ditempat yang tidak diperuntukkan, tidak minum minuman keras, membawa senjata tajam, senjata api dan narkoba di lingkungan tempat Kerja Profesi sebagaimana dilakukan di STSRD VISI;
  6. Mentaati segala ketentuan dan aturan yang ditetapkan oleh instansi/perusahaan, termasuk menjaga kerahasiaan instansi/perusahaan;
  7. Melaksanakan seluruh tugas yang diberikan oleh instansi/perusahaan dengan sebaik-baiknya.